jEdit Community home jEdit Community Wiki > Main > TWiki Users > RandyMarudino jEdit Community Wiki webs:
Main | Plugins | Know | TWiki | Sandbox
Main . { Whats New | Users | Groups | Changes | Index | Search | Go }

Tahun 2017, Kredit Infrastruktur masih Diprioritaskan

Menurut para pakar bidang ekonomi, proyeksi penyediaan dan penyaluran kredit perbankan di tahun 2017 mendatang masih fokus pada sektor infrastruktur. Hal ini dikarenakan permintaan akan pengadaan infrastruktur masih besar. Proyek infrastruktur yang saat ini tengah digarap juga masih terus didanai dengan menggunakan fasilitas kredit infrastruktur dari lembaga perbankan. Masih dari pendapat para pakar ekonomi, diprediksikan tahun 2017 mendatang, penyaluran kredit infrastruktur dapat meningkat. Peningkatan ini dipicu oleh munculnya proyek-proyek infrastruktur baru, sedang sektor yang lainnya masih terbilang lemah. Ternyata pendapat ini tak berbeda dengan apa yang dirasakan oleh para petinggi perbankan di Indonesia. Porsi kredit perbankan lebih banyak disalurkan untuk keperluan pembangunan infrastruktur yang diselenggarakan oleh pemerintah. Begitu banyak proyek yang diagendakan dan pastinya akan membutuhkan kredit yang lebih besar lagi. Meski begitu, ada sejumlah sektor lain yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Sebut saja contohnya kredit konsumstif.

Permintaan akan kredit untuk kebutuhan infrastruktur ternyata juga datang dari swasta. Hanya saja tak sebanyak permintaan kredit dari pemerintah. Kabarnya, pihak swasta tengah sibuk berkonsolidasi soal arus kas akibat lesunya kondisi perekonomian Indonesia tahun 2015 lalu. Kredit infrastruktur 10 persen saja sudah termasuk sangat besar. Padahal, kredit yang telah dikucurkan oleh perbankan rata-rata di atas 10 persen (bahkan ada yang mencapai 19 persen). Sejumlah bank besar Indonesia mentargetkan penyaluran kredit infrastruktur sebesar 20 persen per tahun. Pembangunan infrastruktur-infrastruktur di kuartal IV tahun 2016 ini saja dibiayai oleh salah satu bank besar di indonesia secara sindikasi. Beberapa infrastruktur yang masuk dalam proyek ini antara lain lima unit bandara dan jalan tol. Untuk pembangunan kelima bandara tersebut dibutuhkan dana sekitar 4 triliun dan kelima bandara yang dimaksud adalah Bandara Kulonprogo Yogyakarta dan empat bandara di Surabaya, Semarang, dan Banjarmasin.

Penyediaan dan penyaluran kredit infrastruktur oleh perbankan merupakan wujud nyata sinergitas antara pemerintah dan non-pemerintah dalam memajukan perekonomian Indonesia, terutama melalui pembangunan dan pengembangan infrastruktur di Indonesia.

Sumber

Related topics

Topic RandyMarudino . { Edit | Attach | Ref-By | Printable | Diffs | r1.1 | More }
Revision r1.1 - 31 Jan 2017 - 04:32 GMT - Randy Marudino
Parents: TWiki Users
Copyright © 1999-2011 by the contributing authors. All material on this collaboration platform is the property of the contributing authors.
Ideas, requests, problems regarding jEdit Community Wiki? Send feedback.
Get jEdit at !SourceForge.net. Fast, secure and Free Open Source software downloads